Banyak pemuda memasuki perguruan tinggi penuh dengan impian, rasa ingin tahu, dan keinginan untuk belajar. Di dalamnya, mereka menemukan ide-ide baru — yang sehat dan perlu. Risiko muncul ketika pembelajaran berubah menjadi militansi otomatis, ketika mempertanyakan tidak diizinkan dan berpikir berbeda menjadi alasan untuk diberi label. Pendidikan bukanlah doktrinasi. Universitas bukanlah pabrik aktivis. Ini adalah ruang untuk pendidikan teknis, ilmiah, dan kemanusiaan. Pendidikan tinggi yang sebenarnya memperkuat kemampuan untuk menganalisis semua sisi, membentuk pendapat sendiri, dan menghormati perbedaan. Transformasi terpenting yang dapat dilakukan perguruan tinggi tidaklah estetis, atau perilaku — tetapi intelektual. Dan itu hanya terjadi ketika ada kebebasan berpikir. Debat, ya. Pluralitas, selalu. Paksaan ideologis,
Penafian: Berisi opini pihak ketiga. Bukan nasihat keuangan. Dapat berisi konten bersponsor.Baca S&K.