🇺🇸🇹🇼 Amerika Serikat dan Taiwan telah menandatangani kesepakatan perdagangan, di mana Amerika Serikat mengurangi pajak terhadap barang ekspor Taiwan menjadi 15%, sementara Taiwan akan menghapus atau mengurangi 99% hambatan tarif terhadap barang-barang Amerika dan berkomitmen untuk membeli lebih dari 84 miliar USD barang Amerika dalam periode 2025–2029. Kesepakatan ini juga memperluas akses preferensial untuk barang-barang industri dan pertanian Amerika, sekaligus menangani hambatan non-tarif yang telah ada lama.
Kesepakatan ini terkait dengan komitmen sebelumnya dari perusahaan-perusahaan teknologi Taiwan untuk berinvestasi besar-besaran dalam produksi di Amerika Serikat. Namun, masih ada perbedaan pendapat tentang rantai pasokan semikonduktor.
Menteri Perdagangan Amerika Howard Lutnick ingin membawa lebih banyak kegiatan produksi chip ke Amerika, sementara pihak Taiwan berpendapat bahwa memindahkan 40% rantai pasokan adalah tidak mungkin. China juga mengkritik kesepakatan ini, dalam konteks ketegangan geopolitik terkait Taiwan yang masih berlanjut.
Selain itu, pada bulan Desember, Amerika Serikat telah menyetujui kesepakatan penjualan senjata senilai 11.15 miliar USD untuk Taiwan, salah satu kontrak terbesar hingga saat ini, di tengah situasi di mana pulau ini menghadapi ancaman yang semakin meningkat dari China.


