Penantian telah berakhir. Data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS Januari dirilis pada 13 Februari 2026, dan hasilnya mengecewakan harapan tetapi dengan cara yang sebenarnya menguntungkan para bulls.
📊 Angka-angka Sekilas
* CPI Judul (YoY): 2.4% (Diharapkan: 2.5%, Sebelumnya: 2.7%)
* Peningkatan Bulanan: 0.2% (Diharapkan: 0.3%)
* CPI Inti: Tetap stabil, menunjukkan bahwa "monster inflasi" akhirnya dijinakkan tanpa pendaratan keras.
🚀 Mengapa Ini Merupakan Lampu Hijau untuk Crypto
Secara historis, ketika inflasi "meleset" ke sisi bawah, itu menciptakan skenario "Goldilocks" untuk aset berisiko seperti Bitcoin dan Altcoin.
* Pivot Fed Dihargai Ulang: Dengan inflasi mendingin lebih cepat dari yang diperkirakan, probabilitas pemotongan suku bunga pada bulan Maret telah melonjak kembali di atas 50%. Suku bunga yang lebih rendah berarti likuiditas yang lebih murah, yang secara tradisional mengalir langsung ke aset beta tinggi.
* Kelemahan Dolar: Indeks Dolar AS (DXY) melihat dorongan langsung menuju level terendah 2026 setelah cetakan tersebut. Ketika dolar melemah, Bitcoin yang merupakan anti dolar cenderung mendapatkan momentum yang signifikan.
* Rotasi Institusional: Kami sudah melihat pemulihan bounce di futures Nasdaq. Ketika saham teknologi stabil, modal institusional yang sebelumnya berada di pinggir lapangan dalam bentuk cash defensif kini berputar kembali ke ETF Spot.
🎯 Apa yang Terjadi Selanjutnya?
Sementara pasar tetap berhati-hati setelah Januari yang volatil, "penghancuran" CPI ini memberikan bahan bakar fundamental untuk reli Februari-Maret. Harapkan Bitcoin untuk menguji zona resistensi $72,000-$74,000 dalam beberapa hari ke depan. Jika kita berhasil melewati $75k, jalan menuju rekor tertinggi baru terbuka lebar.
Ketakutan inflasi semakin memudar. Siapkan diri Anda untuk lonjakan likuiditas saat Fed bersiap untuk pemotongan pertama tahun 2026. 📈



