💥Kamu tahu, berita Fortune pada 13/02/2026 kembali membuat seluruh komunitas crypto heboh: 'Binance memecat 5 penyelidik karena mereka menemukan 1 triliun USDT terkait Iran'.
Tetapi jika kamu membaca dengan seksama dan melihat keseluruhan gambaran, cerita ini bukanlah tentang Binance menyembunyikan kesalahan, tetapi sebaliknya – ini adalah tanda jelas bahwa Binance sedang melakukan perombakan pada bagian kepatuhan untuk mematuhi secara lebih ketat dari sebelumnya.
Lihatlah kebenarannya
Setelah didenda 4,3 triliun USD pada tahun 2023 dan menerima pengawasan dari pemerintah AS, Binance berkomitmen untuk 'reformasi menyeluruh'.
Hasilnya dalam 2 tahun terakhir, mereka telah:
Merekrut ratusan ahli kepatuhan baru dari bank-bank besar dan lembaga penegak hukum.
Membangun sistem pemantauan transaksi yang lebih canggih.
Bekerja sama erat dengan lembaga penegak hukum global (mereka bangga mengumumkan telah membantu menyita 131 juta USD uang ilegal dan menangani lebih dari 71.000 permintaan dari lembaga penegak hukum hanya dalam tahun 2025).
Pemecatan 5 penyelidik dan 4 pemimpin kepatuhan bukan karena 'mereka berani melapor', tetapi karena ini adalah pembersihan besar – sebuah 'compliance shakeup' yang khas ketika perusahaan ingin berubah dari akar.
Banyak karyawan lama (meskipun memiliki pengalaman dalam penegakan hukum) mungkin tidak dapat mengikuti standar baru, yang tidak sesuai dengan budaya 'zero tolerance' yang diterapkan Binance di bawah pengawasan AS. Pemecatan mereka adalah cara Binance membuktikan: siapa yang tidak memenuhi standar harus pergi.
1 triliun USDT terkait Iran – Apa yang menarik?
Iran sedang menggunakan $USDT di TRON $TRX sangat kuat (laporan dari TRM Labs, Elliptic semuanya mengonfirmasi). Ini adalah masalah industri secara keseluruhan, bukan hanya Binance.
Banyak bursa lain (termasuk bursa terdaftar di Inggris) juga disebutkan karena memungkinkan Iran memindahkan uang.
Binance bukanlah 'satu-satunya', dan temuan internal menunjukkan bahwa sistem mereka sedang berfungsi – bukan mereka sengaja mengabaikan.
Lebih penting: Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Binance tahu dan secara aktif mengizinkan 1 triliun USD ini mengalir. Ini hanya laporan internal dari sekelompok orang lama, dan perusahaan sedang menangani dengan cara mereka sendiri.
Apa yang dilakukan Binance untuk membuktikan?
Hanya 2 hari yang lalu (12/02/2026), Binance baru saja menyelesaikan transfer seluruh 1 triliun USD dana SAFU dari stablecoin menjadi 15.000 BTC.
Mereka secara terbuka mengungkap alamat dompet, membeli secara bertahap, sepenuhnya transparan.
Tindakan ini menyampaikan satu hal:
Binance tidak takut, tidak menghindar, tetapi sedang bertaruh kuat pada masa depan crypto dan tanggung jawab kepada pengguna.
Sementara seluruh pasar sedang ketakutan (Fear & Greed hanya 5), Binance tetap tenang membeli $BTC – itu adalah tindakan dari sebuah perusahaan yang percaya diri dalam kepatuhan dan pengembangan yang berkelanjutan.
Kesimpulan yang tegas
Berita pemecatan ini bukanlah 'skandal baru', melainkan bagian yang tak terpisahkan dari proses reformasi setelah kesepakatan 4,3 triliun USD.
Binance sedang melakukan apa yang harus dilakukan perusahaan besar di bawah pengawasan: mengganti orang lama dengan yang baru, memperketat proses, dan fokus pada bisnis inti.
Alih-alih terburu-buru menghukum, mari lihat gambaran besarnya:
Binance masih merupakan bursa terbesar di dunia, masih transparan tentang dana SAFU, masih mendukung lembaga penegak hukum, dan masih berani memindahkan 1 triliun USD ke Bitcoin di tengah kepanikan pasar.
Itu bukan tanda dari sebuah perusahaan yang 'menyembunyikan'.
Itu adalah tanda dari sebuah perusahaan yang berusaha memperbaiki dan melangkah maju.
Apa pendapatmu?
Saya percaya Binance sedang berada di jalur yang benar. Bagaimana denganmu?
Silakan komentar atau tanyakan lebih lanjut, saya siap menganalisis lebih dalam! 🚀
#Binance #FUD #BTC

