📉 Dolar melemah: Setelah data CPI Amerika Serikat dirilis, Wall Street cenderung stabil Indeks Harga Konsumen (CPI) Amerika Serikat untuk bulan Januari naik 0.2% secara bulanan, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 0.3%. Setelah data dirilis, ketegangan di pasar sedikit mereda, dan aset berisiko mendapatkan peluang untuk bernapas.🌬️ Dinamika pasar terbaru: Indeks Dolar (DXY): Menghapus semua kenaikan sebelumnya, stabil di sekitar 96.938. Tekanan pada dolar telah berkurang. Kontrak berjangka saham AS: Indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq 100 mengembalikan kerugian, saat ini berfluktuasi di sekitar sumbu nol. Para investor menghela nafas lega. Emas (GOLD): Menunjukkan kinerja yang kuat! Harga emas naik 1.29%, mencapai 4,983.18 dolar per ons. Emas sekali lagi membuktikan posisinya sebagai aset pelindung utama.🚀 Imbal hasil obligasi AS (US10Y): Imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun turun menjadi 4.0751%, melepaskan tekanan dari pasar saham dan pasar kripto. Minyak mentah: Minyak mentah Brent naik 0.21% (67.66 dolar), minyak mentah WTI naik 0.14% (62.93 dolar). Apa arti ini bagi kita? Tekanan inflasi yang lebih rendah dari ekspektasi biasanya merupakan sinyal positif bagi Bitcoin (BTC) dan altcoin. Jika dolar terus melemah dan imbal hasil obligasi turun, kita mungkin akan melihat gelombang pemulihan lokal.📈 Perhatikan volume perdagangan, jangan terburu-buru untuk mengisi posisi penuh! #加密货币 #CPI #宏观经济 #投资 #交易
Penafian: Berisi opini pihak ketiga. Bukan nasihat keuangan. Dapat berisi konten bersponsor.Baca S&K.