Kami perlu mengadakan referendum Eropa, kemudian semuanya akan diputuskan secara bulat 🤗
Sofia Hashmi
·
--
💥🚨TEKANAN EU MELETUS: JERMAN KATAKAN “TIDAK” KEPADA PERANCIS SEKARANG PERANCIS MARAH 🇩🇪🇫🇷⚡ $CLO $BTR $RIVER
Drama besar di dalam Eropa. Kanselir Jerman Friedrich Merz dilaporkan telah menolak gagasan Presiden Perancis Emmanuel Macron bahwa Uni Eropa harus menerbitkan obligasi bersama untuk membantu menutupi pengeluaran yang tidak dapat ditanggung oleh Perancis. Dalam kata-kata sederhana — Jerman tidak ingin berbagi beban utang.
Inilah mengapa ini serius. Rasio utang Jerman terhadap PDB sekitar 65%, sementara Perancis mendekati 120%. Itu berarti Perancis menanggung hampir dua kali lipat utang dibandingkan dengan ukuran ekonominya. Jerman selalu ketat tentang disiplin fiskal, dan banyak pemimpin Jerman khawatir bahwa obligasi bersama EU akan berarti bahwa pembayar pajak Jerman secara tidak langsung mendukung utang Perancis.
Ini bukan hanya tentang uang — ini tentang masa depan Uni Eropa. Selama krisis COVID, EU sudah menerbitkan utang bersama untuk dana pemulihan. Beberapa negara sekarang ingin menggunakan model itu lagi. Tetapi yang lain, terutama Jerman, khawatir ini bisa menciptakan “persatuan utang” di mana negara-negara yang secara finansial lebih kuat terus mendukung negara-negara yang sangat berutang.
Jika ketegangan meningkat, ini bisa mengguncang kepercayaan pada euro dan memperlebar perpecahan politik di dalam Eropa. Pasar sedang mengawasi dengan cermat karena setiap retakan antara Berlin dan Paris — dua mesin dari EU — dapat menciptakan ketidakstabilan serius. 🌍💶🔥
Penafian: Berisi opini pihak ketiga. Bukan nasihat keuangan. Dapat berisi konten bersponsor.Baca S&K.