XRP telah kehilangan sekitar 7% dari nilainya minggu ini, terus menunjukkan tekanan bearish. Meskipun cryptocurrency telah mengalami penurunan signifikan selama enam minggu terakhir, para analis tetap optimis tentang kemungkinan rebound.

Dengan nilai saat ini sebesar $1,36, pengguna XRP yang fokus pada target mendapatkan $1.360 untuk 1.000 token XRP. Sebagian besar pengguna ini penasaran tentang berapa banyak token tersebut akan bernilai pada akhir Q1 2026. Sementara itu, perlu dicatat bahwa model AI tampak lebih optimis daripada analis manusia, dengan sebagian besar memprediksi target jangka pendek yang lebih tinggi.

Derivatif dan Aliran Spot Menunjukkan Kehati-hatian

Data derivatif XRP mencerminkan siklus leverage yang telah selesai. Minat terbuka meningkat tajam di akhir Q4 saat harga melonjak. Selanjutnya, penurunan minat terbuka diikuti oleh meningkatnya volatilitas. Oleh karena itu, likuidasi paksa dan penutupan posisi mengurangi eksposur spekulatif. Meskipun ada stabilitas harga sesekali, keyakinan terhadap leverage terus memudar.

Baru-baru ini, minat terbuka stabil di tingkat yang lebih rendah. Pergeseran ini menunjukkan bahwa kelebihan leverage telah teratasi. Akibatnya, pasar sekarang lebih memilih konsolidasi daripada taruhan arah yang agresif.

Data aliran spot mendukung nada hati-hati ini. Aliran keluar bersih mendominasi bulan-bulan terakhir, menunjukkan tekanan distribusi yang sedang berlangsung. Selain itu, sesi aliran merah meningkat selama penurunan harga. Lonjakan aliran masuk yang singkat muncul sesekali. Namun, mereka gagal mengubah tren yang lebih luas. Oleh karena itu, permintaan spot tetap terbatas, memperkuat struktur bearish.

Skenario Prediksi Harga XRP Q1 2026

Sebagian besar analis cryptocurrency, termasuk algoritma AI, telah mengidentifikasi skenario bullish, dasar, dan bearish untuk XRP di Q1 2026. Hasil bullish akan melihat XRP kembali di atas $3,0, dengan asumsi aliran masuk ETF XRP spot terus meningkat dan para pembuat undang-undang AS meloloskan Undang-Undang CLARITY.

CryptoRank AI memprediksi target optimis $4,40 untuk XRP pada akhir Maret 2026, yang berarti bahwa 1.000 token XRP akan bernilai $4.400 pada saat itu. Sementara itu, sebagian besar platform analisis kripto berbasis manusia, seperti CoinDCX dan LiteFinance, tetap berada dalam kisaran harga XRP $2,40 hingga $2,60 untuk Q1 2026. Dasar untuk prediksi mereka adalah minat institusional yang moderat dan pertumbuhan stabil stablecoin RLUSD milik Ripple. Untuk kategori ini, memegang 1.000 token XRP pada akhir Q1 2026 akan memberikan antara $2.400 dan $2.600.

Sementara itu, pengguna yang kurang optimis tetap berhati-hati, mencatat bahwa permintaan ETF yang melemah atau hambatan makroekonomi yang persisten dapat meningkatkan tekanan pada XRP, menyebabkan perdagangan berada dalam kisaran harga $1,45-$1,52, sehingga menyamakan 1.000 XRP menjadi antara $1.450 dan $1.520.

Penggerak Utama untuk Harga XRP di Q1 2026

Di tengah berbagai prediksi dan potensi hasil untuk XRP, perlu dicatat bahwa penggerak penting di balik perkembangan harga mata uang kripto ini mencakup momentum ETF, penyempitan pasokan, opsi perbankan, dan perkembangan makroekonomi.

ETF XRP telah menyerap total aliran masuk yang mengesankan sebesar $1,23 miliar sejak diluncurkan pada akhir 2025. Analis percaya bahwa cryptocurrency akan melonjak lebih tinggi jika produk ETF XRP spot mempertahankan aliran masuk bulanan yang stabil sebesar $300 juta. Sementara itu, sebagian besar pengguna percaya bahwa pengetatan pasokan yang terus berlanjut, mirip dengan skenario 2025, ketika saldo bursa turun sebesar 57%, akan memicu lonjakan harga XRP.

Sementara itu, CEO Ripple Brad Garlinghouse memproyeksikan bahwa blockchain XRP akan menangkap sekitar 14% dari volume transaksi SWIFT dalam waktu lima tahun. Komentar Garlinghouse telah meningkatkan sentimen bullish di sekitar XRP, mewakili penggerak permintaan utama untuk aset digital ini.

$XRP #xrp #TrendingTopic