Pengeluaran Konsumen Lebih Lemah dari yang Diharapkan

Apa yang terjadi:

Penjualan ritel AS untuk Desember 2025 stagnan, dengan angka 0.0% dibandingkan dengan yang diharapkan +0.4%, yang berarti konsumen tidak meningkatkan pengeluaran seperti yang diperkirakan oleh para ekonom.

Penjualan ritel inti (yang menghilangkan kategori yang fluktuatif) juga melemah, menunjukkan kelemahan yang lebih luas dalam konsumsi.

Mengapa ini penting:

Pengeluaran konsumen menyumbang ~70% dari PDB AS. Ketidakcocokan ini menunjukkan melambatnya momentum ekonomi, yang dapat mempengaruhi pertumbuhan laba dan proyeksi PDB di masa depan.

Pasar menginterpretasikan ini sebagai bukti bahwa ekonomi mungkin melemah — terkadang meningkatkan harapan untuk pemotongan suku bunga Federal Reserve untuk mendukung pertumbuhan.

Saham, terutama nama-nama diskresioner konsumen (ritel, barang besar), dapat berkinerja buruk setelah data semacam itu.

Reaksi pasar:

Indeks merespons berita dengan hati-hati, dengan pergerakan campuran dan rotasi di antara sektor-sektor.

Data ritel yang lemah telah membuat investor mengevaluasi kembali ekspektasi pertumbuhan dan penempatan.

$POWER

POWERBSC
POWERUSDT
0.27705
-33.46%

$ZRO

ZRO
ZRO
1.875
-3.45%

#usretailsalesmissforecast