Pasar masih dalam keadaan defensif. Pemulihan dari $BTC akan terus berlanjut atau tidak tergantung pada apakah permintaan spot pulih atau tidak. Kondisi sulit saat ini di pasar menunjukkan pola yang mirip dengan struktur pasar yang diamati pada awal bulan 5 tahun 2022.

Di bawah ini adalah beberapa kesamaan "dingin menyengat" antara struktur pasar bulan 5/2022 dan bulan 2/2026:

1. Memecahkan rata-rata bergerak 1 tahun (MA365)

Bulan Mei 2022: Bitcoin pertama kali menutup lilin mingguan di bawah MA365, mengonfirmasi masuk ke "musim dingin crypto" yang berkepanjangan.

Bulan Februari 2026: Sekali lagi, setelah hampir 4 tahun, harga Bitcoin baru saja resmi menembus garis MA365. Menurut data dari CryptoQuant, penurunan 23% hanya dalam 83 hari sejak kehilangan level ini bahkan lebih buruk daripada periode awal tahun 2022.

2. Rasio UTXO "sedang rugi" kembali ke zona berbahaya

Indikator laba/rugi realisasi bersih saat ini menunjukkan rasio dompet yang sedang rugi telah kembali ke level 27–30%.

Ini adalah ambang psikologis di mana, pada bulan Mei 2022, para investor ritel mulai "menyerah" (capitulation) dan menjual meskipun harganya, menciptakan sebuah jatuh bebas.

3. Perbedaan tentang "Kepala lokomotif" tetapi dengan hasil yang sama

Tahun 2022: Kejatuhan berasal dari sebuah algoritma (UST/LUNA) dan dana pinjaman terpusat.

Tahun 2026: "Kepala lokomotif" saat ini adalah dana ETF Bitcoin spot. Pada bulan Januari 2026, dana ini telah menyaksikan arus keluar (outflow) lebih dari 3 miliar USD. Ketika institusi besar berhenti membeli dan beralih ke penjualan bersih, pasar kehilangan dukungan paling penting dari siklus ini.

4. Indeks Ketakutan & Keserakahan (Fear & Greed Index)

Indeks ini saat ini berada di angka 11 (sangat takut). Terakhir kali kita melihat level rendah seperti ini adalah setelah kebangkrutan bursa FTX (November 2022) dan periode kepanikan Mei 2022.

#SatoshiNakamoto #GenesisBlock