Saya menjual 500 USDT (sekitar PKR 1,43,500) di Binance P2P. Semuanya terlihat baik – pembeli mengirimkan pembayaran, perdagangan selesai, saya pikir semua baik ✅.
Tetapi setelah 10 hari, terkejut! ⚡ Rekening bank saya diblokir dan dana dibekukan. Ketika saya mencoba menghubungi pembeli, dia mengabaikan saya. Kemudian di WhatsApp dia hanya berkata: “Ada sengketa.”
Di bank, manajer memberi tahu saya bahwa sengketa sebesar PKR 1,43,500 telah diajukan. Saya mengajukan aplikasi tetapi staf bank tidak membagikan rincian lengkap. Situasi yang benar-benar buta!
📂 Bukti Apa yang Saya Miliki
Salinan CNIC pembeli
Tangkapan layar pembayaran
Nomor telepon pembeli & obrolan WhatsApp
Aplikasi tertulis saya ke bank
Juga mengajukan tiket ke dukungan Binance, tetapi prosesnya lambat. Masih menunggu resolusi.
Masalah Utama di P2P Pakistan
Pembayaran pihak ketiga – Penipu menggunakan rekening bank orang lain → kekacauan hukum besar bagi penjual.
Rahasia bank – Bahkan dengan bukti lengkap, bank tidak memberikan informasi lengkap.
🛡 Pelajaran yang Saya Pelajari
Jangan pernah menerima pembayaran pihak ketiga. Pembayaran harus berasal dari rekening bank terverifikasi pembeli saja.
🏦 Gunakan rekening bank terpisah hanya untuk perdagangan P2P.
💸 Tarik dana segera setelah perdagangan.
📑 Simpan semua bukti: CNIC, obrolan, tangkapan layar.
⚖ Jika rekening dibekukan → pergi ke FIA Cyber Crime Wing dengan bukti Anda.
✅ Pemikiran Akhir
Perdagangan P2P masih baik, tetapi penipuan di Pakistan semakin meningkat cepat. Kasus saya menunjukkan bagaimana penipu menyalahgunakan sengketa bahkan setelah membayar. Dukungan Binance membantu tetapi lambat, dan bank tidak transparan.
Jadi saran saya: Tetap waspada, dokumentasikan semuanya, dan siap untuk tindakan hukum jika diperlukan. Jangan biarkan kripto yang Anda peroleh dengan susah payah lenyap karena kelalaian.