Hukum Stablecoin AS Mendorong UE untuk Memikirkan Kembali Euro Digital
Oleh Margaux Nijkerk | Diedit oleh Sheldon Reback
Undang-Undang GENIUS, hukum stablecoin baru Amerika, telah mengguncang pembuat kebijakan Eropa untuk mempercepat rencana mengenai euro digital, di tengah kekhawatiran bahwa stablecoin yang didukung dolar AS dapat mendominasi pembayaran global.
🔑 Poin Kunci
Kongres AS menyetujui Undang-Undang GENIUS, menciptakan kerangka kerja untuk pasar stablecoin senilai $288B, yang dipimpin oleh USDT dan $USDC .
Pejabat Eropa terkejut dan sekarang khawatir Amerika dapat memperketat kontrol atas pembayaran lintas batas.
ECB sedang mendebat apakah akan meluncurkan euro di blockchain publik (Ethereum/Solana) alih-alih sistem privat.
Dengan China yang sedang menguji coba yuan digitalnya dan Inggris yang mengeksplorasi pound digital, tekanan semakin meningkat pada UE.
🌍 Mengapa Ini Penting
Euro digital dapat memastikan UE tetap kompetitif dalam keuangan global seiring penurunan penggunaan uang tunai.
Stablecoin yang didukung euro ada (seperti EURC), tetapi token yang diterbitkan ECB akan memiliki pengaruh yang jauh lebih besar.
Momentum AS menimbulkan kekhawatiran bahwa simpanan euro mungkin berpindah ke aset dolar di luar negeri.
👉 Garis Bawah: AS baru saja menetapkan ritme dalam stablecoin. Sekarang Eropa menghadapi pilihan—bergerak lebih cepat dengan euro digital, atau berisiko kehilangan pijakan terhadap dolar dalam pembayaran global.

