BitLayer adalah solusi skalabilitas lapisan kedua (Layer 2) untuk Bitcoin, yang berbasis pada paradigma BitVM, yang memperkenalkan kontrak pintar dan aplikasi terdesentralisasi (dApps) yang kompatibel dengan Mesin Virtual Ethereum (EVM). Token natifnya, BTR, memiliki total pasokan 1.000 juta dan memainkan peran pusat dalam ekosistem, dengan fungsi dalam insentif dan tata kelola. Pemegang BTR dapat berpartisipasi dalam keputusan tata kelola, seperti pemungutan suara atas proposal dan penyesuaian parameter, mendorong desentralisasi. Selain itu, BTR digunakan untuk memberi penghargaan kepada pengembang, pengguna, dan mitra, mendorong pertumbuhan ekosistem.

Prospektif dan Potensi

Pertumbuhan Ekosistem DeFi di Bitcoin: BitLayer memungkinkan pembuatan dApps di sektor-sektor seperti pertukaran terdesentralisasi (mis. Macaron), pasar prediksi (PredX AI) dan platform peluncuran token (Pumpad). Ini memperluas kasus penggunaan Bitcoin, yang secara tradisional terbatas pada transaksi dasar, ke arah keuangan terdesentralisasi (DeFi). Kemampuannya untuk terintegrasi dengan blockchain lain, seperti Ethereum, melalui jembatan aset, meningkatkan interoperabilitas dan akses ke likuiditas.

Teknologi Inovatif: BitLayer menggunakan bukti pengetahuan nol (ZK Proofs) dan pemrosesan transaksi di luar rantai untuk mengurangi kemacetan di jaringan Bitcoin, menawarkan transaksi yang lebih cepat dan pribadi. Kompatibilitasnya dengan EVM memudahkan pengembang untuk memigrasi atau membuat dApps, yang dapat menarik proyek-proyek signifikan.

Tokenomics dan Adopsi: Dengan pasokan terbatas BTR (80% untuk sirkulasi melalui kolam likuiditas, 15% untuk proyek inkubasi dan 5% untuk tata kelola), BitLayer mencari model yang seimbang yang mendorong adopsi. Kemungkinan untuk menukarkan BTR dengan BTC dan aset Layer 2 lainnya atau Ethereum meningkatkan kegunaannya. Namun, adopsi akan bergantung pada kemampuan BitLayer untuk menarik proyek dan pengguna di tengah kompetitor seperti Lightning Network atau Stacks.

@BitlayerLabs #Bitlayer