NFT fraksional adalah token non-fungible yang telah dibagi menjadi bagian yang lebih kecil, memungkinkan banyak orang memiliki fraksi dari NFT yang sama.
Berikut adalah rincian:
→ Apa artinya?
Biasanya, NFT (token non-fungible) adalah unik dan tidak dapat dibagi — hanya satu orang yang dapat memilikinya pada satu waktu.
Tetapi dengan NFT fraksional, NFT asli dikunci dalam kontrak pintar dan kemudian dibagi menjadi token fungible (gaya ERC-20) yang mewakili saham kepemilikan. Saham ini dapat dibeli, dijual, atau diperdagangkan seperti token biasa.
→ Contoh:
· Bayangkan sebuah NFT karya seni digital yang bernilai $1 juta.
· Itu dapat "diblok" menjadi 1.000 bagian, masing-masing bernilai $1.000.
· Sekarang, 1.000 orang yang berbeda dapat memiliki sepotong NFT itu.
· Setiap orang memegang saham dan mungkin memiliki hak suara, pembagian pendapatan, atau keuntungan penjualan kembali, tergantung pada kontrak.
→ Kasus Penggunaan:
· Seni digital bernilai tinggi: Menurunkan hambatan masuk bagi kolektor/investor.
· Real estat metaverse: Pisahkan kepemilikan tanah virtual.
· Aset permainan: Bagikan item langka dalam permainan di antara pemain atau investor.
· DAO: Komunitas memiliki dan mengatur NFT berharga.
→ Masalah:
· Membuat NFT yang mahal lebih dapat diakses.
· Meningkatkan likuiditas untuk aset bernilai tinggi.
· Memungkinkan kepemilikan dan kolaborasi komunitas.
→ Khawatir:
· Masalah hukum dan regulasi seputar hak kepemilikan.
· Penilaian kompleks dari saham fraksional.
· Potensi manipulasi pasar dalam situasi likuiditas rendah.
Lihat disini Untuk Detail lebih lanjut.
#FractionalOwnership #NFT #Siddikur2022


