Pola lilin spinning top menunjukkan ketidakpastian pasar. Ini terbentuk ketika harga buka dan tutup sangat dekat satu sama lain, menghasilkan tubuh nyata yang kecil, tetapi lilin memiliki bayangan atas dan bawah yang panjang (atau sumbu). Ini menunjukkan bahwa baik pembeli (bull) maupun penjual (bear) secara aktif mencoba menggerakkan harga sesuai keinginan mereka selama periode perdagangan, tetapi tidak ada pihak yang mampu mendapatkan keuntungan yang menentukan.
Intisari dari pola lilin spinning top:
* Ketidakpastian: Arti utama adalah kebuntuan antara pembeli dan penjual.
* Potensi Pembalikan: Ketika spinning top muncul setelah tren naik atau turun yang kuat, ini bisa menjadi sinyal bahwa momentum saat ini sedang melemah dan pembalikan mungkin akan terjadi. Ini menunjukkan bahwa tren saat ini kehilangan tenaga.
* Kelanjutan/Konsolidasi: Jika spinning top muncul dalam pasar yang bergerak menyamping atau terikat rentang, ini memperkuat ide ketidakpastian dan dapat menandakan bahwa harga akan terus bergerak menyamping.
* Konfirmasi adalah Kunci: Spinning top bukanlah sinyal yang kuat dengan sendirinya. Trader biasanya mencari lilin yang mengikuti untuk konfirmasi. Misalnya, jika spinning top muncul setelah tren naik dan lilin berikutnya adalah lilin bearish yang kuat, ini meningkatkan kemungkinan terjadinya pembalikan.
Pada dasarnya, spinning top menunjukkan jeda di pasar di mana para trader menunggu informasi baru sebelum berkomitmen pada arah baru.