๐ฅ๐๐ข๐ง๐๐ง๐๐ ๐๐๐จ๐ซ๐๐ฌ ๐๐๐ซ๐ญ๐ข๐๐ฅ ๐๐๐ ๐๐ฅ ๐๐ข๐๐ญ๐จ๐ซ๐ฒ ๐ข๐ง ๐๐๐ ๐๐๐ฐ๐ฌ๐ฎ๐ข๐ญ ๐๐ฆ๐ข๐ ๐๐ง๐ ๐จ๐ข๐ง๐ ๐๐๐ ๐ฎ๐ฅ๐๐ญ๐จ๐ซ๐ฒ ๐๐๐ซ๐ฎ๐ญ๐ข๐ง๐ฒ๐ฅ
Binance, bursa cryptocurrency terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan, telah mencapai tonggak hukum yang signifikan dengan pengabaian baru-baru ini terhadap beberapa tuduhan kunci dalam gugatan yang sedang berlangsung yang diajukan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Perkembangan ini merupakan kemenangan hukum parsial bagi Binance dalam perjuangan yang lebih luas melawan tekanan regulasi di Amerika Serikat.
Pembaruan Hukum Utama:
Gambaran Umum Gugatan SEC: Pada bulan Juni 2023, SEC menggugat Binance dan CEO-nya Changpeng Zhao (CZ), menuduh platform tersebut beroperasi sebagai bursa sekuritas yang tidak terdaftar, mencampurkan dana pelanggan, dan menawarkan sekuritas yang tidak terdaftar, di antara tuduhan lainnya.
Putusan Pengabaian: Pada 14 Juni 2025, seorang hakim Pengadilan Distrik AS mengabaikan beberapa klaim utama SEC, terutama yang terkait dengan klasifikasi BNB (Binance Coin) dan layanan staking tertentu sebagai sekuritas. Hakim tersebut menyebutkan dasar hukum yang tidak memadai untuk tuduhan-tuduhan ini berdasarkan definisi kontrak investasi yang berlaku saat ini.
Apa yang Tersisa: Meskipun pengabaian tersebut melemahkan kasus SEC, klaim terkait potensi pelanggaran ketentuan anti-penipuan dan kegagalan kepatuhan tertentu masih akan dilanjutkan ke pengadilan. Binance harus terus membela dirinya terhadap tuduhan-tuduhan yang tersisa ini.
Dampak Pasar: Setelah putusan tersebut, BNB melonjak sebesar 4,8%, diperdagangkan di atas $670, mencerminkan optimisme investor dan berkurangnya ketidakpastian hukum.