#TrumpTariffs Tarif-tarif Trump merujuk pada tarif yang dikenakan oleh Presiden Donald Trump terhadap berbagai negara, termasuk Tiongkok, Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa. Berikut ini adalah gambaran situasi terkini ¹ ²:
- *Tingkat Tarif*: AS telah menerapkan tarif dasar 10% terhadap Tiongkok, dengan beberapa tarif dikurangi selama 90 hari. Tiongkok akan mempertahankan tarif 10% terhadap barang-barang AS selama periode ini.
- *Dampak Ekonomi*: Tarif-tarif ini diperkirakan akan mengurangi PDB AS sebesar 0,7% dan menghasilkan pendapatan sebesar 2,1 triliun dolar AS selama dekade berikutnya. Namun, tarif balasan dari negara-negara lain dapat mengurangi PDB AS sebesar 0,2% lagi.
- *Tarif Khusus Negara*:
- *Tiongkok*: Tarif 145% terhadap sebagian besar impor, dikurangi menjadi 10% selama 90 hari
- *Kanada*: Tarif 25% terhadap impor yang bukan kompatibel dengan USMCA, ditangguhkan secara tak terbatas untuk impor yang kompatibel dengan USMCA
- *Meksiko*: Tarif 25% terhadap impor yang bukan kompatibel dengan USMCA, ditangguhkan secara tak terbatas untuk impor yang kompatibel dengan USMCA
- *Uni Eropa*: Tarif 20% terhadap impor
- *Perkembangan Terbaru*: Kesepakatan perdagangan dengan Inggris akan menurunkan tarif otomotif dari 25% menjadi 10% untuk 100.000 unit impor pertama dan menghapus tarif baja serta aluminium. Penghentian sementara selama 90 hari terhadap eskalasi dengan Tiongkok juga telah diumumkan, mengurangi tarif dari 125% menjadi 10%.
Tarif-tarif pemerintahan Trump bertujuan untuk melindungi kepentingan Amerika, menghentikan praktik perdagangan yang tidak adil, dan menciptakan persaingan yang lebih setara bagi pekerja dan produsen AS. Namun, para kritikus berpendapat bahwa tarif dapat berfungsi sebagai pajak perdagangan, yang berpotensi mempertahankan tekanan harga dan mempersulit jalan Federal Reserve menuju penurunan suku bunga.