#criptonoedas

Hecatomb yang Diam: Lebih dari 50% cryptocurrency telah menghilang

Dunia kripto mengalami krisis tanpa preseden dengan lebih dari setengah token digital yang telah menghentikan seluruh aktivitas. Menurut data dari GeckoTerminal, dari hampir 7 juta cryptocurrency yang terdaftar sejak 2021, sekitar 3,7 juta telah bangkrut, yang mewakili tingkat kegagalan yang mengkhawatirkan sebesar 52,7%.

Ini disebabkan oleh berbagai alasan:

* Proyek gagal: Banyak proyek cryptocurrency tidak berhasil mencapai tujuan mereka, baik karena kurangnya pengembangan, masalah teknis, atau hanya karena tidak menarik minat di pasar.

* Penipuan dan "rug pulls": Sayangnya, di dunia cryptocurrency juga terdapat penipuan di mana pencipta proyek menghilang dengan dana investor.

* Kurangnya adopsi: Beberapa cryptocurrency, meskipun sah dalam konsepsinya, hanya tidak berhasil mendapatkan adopsi yang diperlukan dari pengguna dan perusahaan untuk tetap layak.

* Masalah regulasi: Perubahan dalam regulasi dapat berdampak negatif pada kelayakan beberapa cryptocurrency.

* Kondisi pasar: Pasar cryptocurrency sangat volatil, dan penurunan tajam dapat menyebabkan hilangnya proyek dengan likuiditas rendah atau dukungan yang sedikit.

Penting untuk diingat bahwa banyaknya cryptocurrency baru yang muncul secara konstan juga berkontribusi pada persentase tinggi penghilangan ini. Siklus hidup banyak cryptocurrency dapat menjadi pendek.

Informasi ini menekankan pentingnya melakukan penelitian menyeluruh sebelum berinvestasi dalam cryptocurrency mana pun dan menyadari risiko yang terkait dengan pasar ini.