India secara tidak terduga melepaskan volume air yang besar ke dalam Sungai Jhelum tanpa memberitahu Pakistan, menyebabkan lonjakan mendadak dalam tingkat air di dekat Muzaffarabad.
Sebagai respons, pihak berwenang mengumumkan keadaan darurat air di Hattian Bala dan menggunakan pengeras suara masjid untuk memperingatkan penduduk agar tetap waspada.
Aliran air yang cepat, yang berasal dari Anantnag dan melewati Chakothi, memicu kepanikan di kalangan orang-orang yang tinggal di sepanjang tepi sungai. Perkembangan ini datang di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang Perjanjian Air Indus - sebuah kesepakatan bersejarah yang telah bertahan bahkan di masa konflik.
Sementara itu, Komite Keamanan Nasional Pakistan (NSC) telah mendesak organisasi internasional untuk memantau situasi dengan cermat dan menekankan perlunya upaya damai untuk menghindari peningkatan ketegangan antara kedua negara.