#TrumpTariffs Pembaruan:

Presiden Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif 50% pada China kecuali Beijing mencabut tarif balasan terhadap barang-barang AS paling lambat besok.

Gedung Putih membantah laporan tentang kemungkinan penundaan 90 hari, menyebutnya "berita palsu."

Pasar bereaksi tajam:

Saham AS dibuka lebih rendah untuk sesi ketiga berturut-turut, saat ketegangan tarif mengganggu perdagangan dan investasi global.

Pasar Asia terjun bebas semalam, dengan kerugian besar di Singapura, Australia, Jepang, Korea Selatan, dan India.

Presiden Komisi UE Ursula von der Leyen mengatakan UE terbuka untuk negosiasi tarif dengan AS, tetapi juga siap untuk membalas jika diperlukan.

Investor Bill Ackman memperingatkan bahwa AS bisa menuju "musim dingin nuklir ekonomi" karena tarif tersebut.

Sementara itu, Elon Musk dan penasihat perdagangan Trump Peter Navarro terus bertabrakan secara publik mengenai kebijakan perdagangan.

Pada hari Senin, Trump dijadwalkan menjamu PM Israel Benjamin Netanyahu, sekutu kunci, di Gedung Putih.

Menteri Perdagangan Howard Lutnick mengonfirmasi bahwa tidak akan ada penundaan tarif—mengatakan bahwa tarif tersebut akan tetap berlaku "selama berhari-hari dan berminggu-minggu."

#VoteToDelistOnBinance #TrumpTariffs #RiskRewardRatio #DiversifyYourAssets