XRP mengalami peningkatan harga yang signifikan sebesar 34% setelah mantan Presiden Donald Trump mengumumkan rencana untuk memasukkan cryptocurrency ke dalam Cadangan Strategis AS. Langkah berani ini, dikombinasikan dengan pengumuman Trump tentang KTT kripto yang akan datang, telah memicu kepercayaan baru pada XRP—tidak hanya di antara orang Amerika tetapi juga secara global.
Selama seminggu terakhir, para trader XRP telah mengalami perjalanan rollercoaster. Pada 2 Maret, harga XRP melonjak dari $2,20 menjadi $2,90 dalam waktu singkat. Namun, lonjakan dramatis sebesar 34% ini tidak bertahan lama, karena pada 4 Maret, harga telah turun kembali ke $2,20. Namun, menjelang KTT kripto pada 7 Maret, harga XRP perlahan-lahan naik lagi, saat ini berada di $2,50 dengan kapitalisasi pasar sebesar $145 miliar dan volume perdagangan selama 24 jam sebesar $5,6 miliar.
Sumber Grafik Harga XRP: CoinMarketCap
Menurut ahli cryptocurrency Ali Martinez, jumlah pengguna aktif XRP telah melonjak sebesar 620% hanya dalam seminggu terakhir. Angka tersebut meningkat dari 74.589 pengguna aktif menjadi 462.650 yang mencengangkan. Lonjakan aktivitas ini datang setelah laporan dari Glassnode, sebuah perusahaan yang melacak data mata uang digital, yang mengungkapkan bahwa jumlah dompet XRP aktif (mirip dengan rekening bank online untuk menyimpan XRP) telah meledak baru-baru ini.
Menariknya, lonjakan ini mengikuti periode ketenangan relatif. Dari bulan Desember hingga akhir Februari, jumlah pengguna aktif XRP sebenarnya telah menurun sebesar 50%, dari 202.250 menjadi hanya 101.169. Perubahan dramatis ini telah memicu percakapan luas di komunitas kripto.
Apa Selanjutnya untuk XRP?
Intisari utama bagi mereka yang baru di pasar adalah bahwa XRP saat ini sedang memproduksi banyak buzz. Dengan semakin banyak orang menggunakan XRP, jelas bahwa cryptocurrency ini semakin populer dan dipercaya. Kenaikan harga juga menarik lebih banyak calon investor, yang ingin memanfaatkan apa yang mungkin merupakan awal dari lonjakan yang lebih luas. Namun, seperti yang ditunjukkan oleh penurunan harga baru-baru ini, pasar tetap volatil, dan calon investor harus mempertimbangkan risiko yang terlibat dengan hati-hati.
Keputusan pemerintah AS untuk memasukkan XRP dalam rencana strategisnya menunjukkan bahwa mata uang digital mungkin memiliki peran yang lebih besar di masa depan. Jika berhasil, termasuknya XRP dapat membuka jalan bagi mata uang digital untuk menjadi bagian yang lebih integral dari transaksi keuangan sehari-hari, termasuk pembayaran lintas batas.
Apakah XRP akan terus naik atau mengalami penurunan lagi tergantung pada beberapa faktor: hasil dari rencana cadangan kripto AS, adopsi pengguna yang sedang berlangsung, dan tren yang lebih luas di pasar mata uang digital. Untuk saat ini, XRP tetap menjadi salah satu topik terhangat di dunia kripto, menarik perhatian baik penggemar kripto maupun mereka yang penasaran tentang masa depan keuangan dan teknologi.
Artikel tentang XRP Meningkat 34% Menjelang KTT Kripto Gedung Putih muncul pertama kali di Koinreport.

