Pemerintah AS mengalami masalah dalam melacak dan mengelola Bitcoin yang dimilikinya. Badan penegak hukum utama yang bertanggung jawab, United States Marshals Service (USMS), belum dapat mengonfirmasi jumlah pasti BTC yang dimilikinya, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan pemerintah untuk memantau aset digital.

Tidak Tahu Berapa Banyak Bitcoin yang Anda Miliki

Senator Cynthia Lummis telah berulang kali meminta #USMS untuk memberikan angka akurat tentang jumlah Bitcoin yang dimiliki pemerintah AS. Namun, USMS mengakui mereka tidak memiliki angka spesifik. Ini bukan hanya masalah administratif tetapi juga mengungkap celah manajemen yang serius.

Sebelum tahun 2019, USMS hanya menangani sejumlah kecil aset kripto, sehingga lembaga lain seperti Internal Revenue Service (IRS-CI) harus mencari cara untuk menyimpannya. Manajemen yang lemah ini telah menyebabkan banyak masalah, termasuk hilangnya kendali atas dompet Ethereum pada tahun 2022.

BTC
BTCUSDT
73,642.3
+3.05%

Simpan Bitcoin dalam Berkas Excel, Transfer Alamat Dompet Melalui Email?

Pemrosesan kripto USMS dikritik karena tidak aman. Menurut Chip Borman, kepala Addx Corporation, USMS bahkan menyimpan alamat dompet Bitcoin dalam file Excel, yang dapat dengan mudah menyebabkan kerugian serius. Jika hendak mentransfer Bitcoin ke dompet aman, USMS perlu waktu berminggu-minggu untuk memberikan alamat, dan mereka mengirimkan informasi ini melalui email tanpa enkripsi atau tindakan keamanan apa pun.

Sementara itu, IRS-CI menerapkan proses yang lebih ketat, yang memerlukan verifikasi melalui panggilan video dan hanya mengirim alamat dompet dalam file terenkripsi. Perbedaan ini menunjukkan bahwa USMS belum benar-benar siap mengelola kripto secara profesional.

BNB
BNB
675.91
+2.41%

Bitcoin Dibuang Sebelum Trump Kembali ke Gedung Putih

Presiden #DonaldTrump telah mengumumkan bahwa ia akan menyimpan Bitcoin yang disita dalam cadangan strategis nasional daripada menjualnya di pasar. Namun, sebelum ia menjabat, USMS berencana menjual 69.370 BTC (senilai $6,6 miliar) dari kasus Silk Road. Hal ini membuat banyak orang meragukan motif dan strategi jangka panjang pemerintah AS terhadap Bitcoin.

Mempekerjakan Pihak Ketiga untuk Mengelola Kripto: Kontrak yang Kontroversial

Menyadari ketidakefisienannya, USMS berusaha mengalihdayakan pengelolaan kripto ke pihak ketiga. Namun, proses ini kontroversial:

  • Pada tahun 2021, kontrak manajemen kripto diberikan kepada BitGo tetapi dibatalkan karena tidak memenuhi kriteria bisnis kecil. Kontrak tersebut kemudian dialihkan ke Anchorage Digital tetapi juga diakhiri karena alasan yang sama.

  • Pada tahun 2024, Coinbase memenangkan kontrak untuk mengelola aset $BTC dan aset populer, sementara CMDSS mengambil alih pengelolaan aset yang kurang populer. Namun, Anchorage menggugat Coinbase, dan CMDSS dituduh tidak memiliki lisensi dari SEC/FINRA.

Kontroversi ini menambah kekacauan dan kurangnya transparansi dalam pengelolaan Bitcoin oleh pemerintah AS.

TRUMP
TRUMPUSDT
3.884
-3.62%

Mungkinkah Amerika Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Kurangnya Pengetahuan tentang Kripto?

Para ahli mengatakan USMS mendekati kripto seperti aset tradisional, gagal mengenali perbedaan dalam manajemen. Misalnya, mereka pernah berencana untuk tidak pernah menyimpan lebih dari $500 dalam bentuk kripto pada satu waktu – cara berpikir yang tidak realistis ketika nilai Bitcoin dapat mencapai miliaran dolar.

Menurut statistik dari Arkham, pemerintah AS saat ini memegang sekitar 198.100 BTC, senilai hampir 19 miliar USD, bersama dengan banyak altcoin lainnya seperti $ETH , USDT, $WBTC ,... Namun, dengan pengelolaan saat ini, banyak orang khawatir bahwa aset-aset ini mungkin hilang atau dieksploitasi secara ilegal.

Banyak yang meminta agar Departemen Efisiensi Pemerintah yang dipimpin Elon Musk mengaudit pengelolaan Bitcoin AS, seperti halnya Musk ingin mengaudit brankas emas di Fort Knox. Jika ini terjadi, kita bisa melihat beberapa pengungkapan mengejutkan tentang bagaimana pemerintah AS menangani aset digital. #anhbacong

Apakah AS benar-benar mengendalikan cadangan Bitcoinnya? Atau apakah Anda berisiko kehilangan miliaran dolar hanya karena kurangnya pemahaman tentang kripto?