Dalam pertukaran media sosial baru-baru ini, CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk menyatakan dukungannya terhadap Donald Trump, dengan alasan bahwa kandidat yang mempromosikan inovasi dan kebebasan lebih baik daripada kandidat yang memiliki koneksi institusional yang kuat lebih menarik. Dukungan tersebut muncul menyusul kritik terhadap Wakil Presiden Kamala Harris yang dilakukan oleh pengusaha dan mantan calon presiden Vivek Ramaswamy. Ramaswamy berkata: "Wawancara Kamala tadi malam mengingatkan kita bahwa kita tidak sedang melawan seorang kandidat, kita sedang melawan suatu sistem. Mereka membutuhkan seorang kandidat yang dapat mereka kendalikan, yang berarti ide-ide orisinal. Itu sebabnya kita mendapatkan Biden, lalu Kamala, dan seterusnya."

Sebagai tanggapan, Musk menjawab di Twitter: "Tepat sekali," mengungkapkan pengakuannya atas kurangnya pemikiran inovatif di kalangan pemimpin politik saat ini. Pendirian dan dukungan politik Musk terhadap mata uang kripto menunjukkan bahwa ia mendukung Trump, yang mendukung mata uang kripto dan sejalan dengan pandangan Musk dalam mendorong inovasi dan menantang status quo. Trump telah memperjelas dukungannya terhadap kebijakan yang mendukung pertumbuhan dan adopsi mata uang kripto, memposisikan dirinya sebagai kandidat yang memahami dan mempromosikan kebebasan finansial dan teknologi.

Mengapa tidak mendukung Kamala Harris? Sebagai wakil presiden saat ini, Kamala Harris mewakili kelanjutan kebijakan yang dianggap Musk dan Ramaswamy sebagai upaya mempertahankan kemapanan. Meskipun sikap Harris bersifat progresif, namun sikapnya dipandang hati-hati dan konsisten dengan platform tradisional Demokrat. Sebaliknya, status Trump sebagai orang luar dan kesediaannya untuk menerapkan kebijakan yang tidak konvensional, seperti dukungan terhadap mata uang kripto, sejalan dengan visi Musk untuk masa depan yang mendorong inovasi teknologi dan mengurangi kendali pemerintah.

Dukungan Musk sangat penting karena pengaruhnya yang sangat besar dalam industri teknologi dan opini publik. Dukungannya terhadap Trump menandakan preferensinya untuk mengurangi peraturan, mendukung kebijakan pasar bebas, dan mendorong kemajuan teknologi. Dukungan tersebut juga menggarisbawahi kritiknya terhadap pendekatan pemerintah saat ini terhadap inovasi, yang menurutnya menghambat kreativitas dan menerapkan kontrol yang tidak perlu.

Ikuti saya untuk berita cryptocurrency lainnya.