#layer1 #helalabs

Blockchain beroperasi sebagai teknologi buku besar terdesentralisasi dan terdistribusi yang mencatat transaksi di seluruh jaringan komputer. Setiap transaksi dikelompokkan ke dalam satu blok, yang kemudian dihubungkan ke blok sebelumnya, membentuk rantai. Struktur ini memastikan bahwa setelah data dicatat, data tersebut tidak dapat diubah dan transparan.

Saat transaksi baru dimulai, transaksi tersebut disiarkan ke jaringan node peer-to-peer. Node-node ini memvalidasi transaksi melalui mekanisme konsensus seperti Proof of Work (PoW) atau Proof of Stake (PoS). Setelah divalidasi, transaksi ditambahkan ke blok baru, yang ditambahkan ke blockchain dalam urutan kronologis. Sifat blockchain yang terdesentralisasi memastikan keamanan dan kepercayaan, karena mengubah satu blok saja akan memerlukan perubahan semua blok berikutnya di seluruh jaringan, suatu hal yang hampir mustahil dicapai. Teknologi ini mendukung mata uang kripto seperti Bitcoin dan Hela, yang memungkinkan transaksi yang aman, transparan, dan anti-rusak tanpa memerlukan otoritas pusat.

Di luar mata uang kripto, blockchain sedang dieksplorasi untuk berbagai aplikasi, termasuk manajemen rantai pasokan, sistem pemungutan suara, dan verifikasi identitas digital, karena fitur keamanan dan transparansinya yang kuat.