PERINGATAN MAKRO: PENINGKATAN SUKU BUNGA BOJ DAPAT MENGGUNCANG PASAR GLOBAL
Bank of Japan diperkirakan akan menaikkan suku bunga menuju 1,00% pada bulan April (menurut perkiraan bank besar).
Itu mungkin terdengar tidak dramatis.
Tetapi sejarah mengatakan bahwa itu dramatis.
Jepang belum beroperasi di sekitar 1% sejak pertengahan 1990-an.
Dan kali terakhir suku bunga berada di zona ini, pasar global sudah rapuh.
Mari kita uraikan ini dengan sederhana.
Pada tahun 1994, pasar obligasi mengalami apa yang dikenal sebagai “Pembantaian Obligasi Besar.”
Kira-kira $1,5 triliun nilai obligasi menguap.
Pada awal 1995, stres semakin meningkat.
Kemudian USD/JPY anjlok menuju ~79,75 — salah satu pergerakan yen terkuat dalam sejarah.
Segera setelah itu, BOJ harus membalikkan arah dan memotong suku bunga lagi.
Itu memberitahu Anda sesuatu yang penting.
Ketika Jepang memperketat kebijakan selama lingkungan makro yang sensitif, dampaknya tidak hanya terjadi di dalam Jepang.
Itu menyebar.
Berikut adalah mengapa itu penting hari ini:
🇯🇵 Jepang adalah pusat pendanaan global.
🇯🇵 Jepang adalah salah satu pemegang terbesar Surat Utang AS (~$1,2T).
🇯🇵 Arus modal Jepang mempengaruhi likuiditas global.
Jika Jepang memperketat secara signifikan:
• Biaya pendanaan meningkat
• Perdagangan carry terurai
• Arus surat utang bergeser
• Aset berisiko merasakan tekanan
Ini bukan tentang kepanikan.
Ini tentang likuiditas.
Pasar jarang memperhitungkan perubahan struktural lebih awal.
Mereka bereaksi ketika arus bergerak.
Perhatikan:
• USD/JPY
• Hasil obligasi AS
• Sentimen risiko global
• Korelasi crypto terhadap likuiditas
Perubahan makro dimulai dengan tenang.
Kemudian mereka bergerak cepat.
Tetap waspada.
$BTC $USDC $USDT
#Macro #liquidity #GlobalMarkets #crypto #usdjpy