🎯 Untuk menghindari kebingungan dengan ratusan indikator yang ada, saya telah menyiapkan Mini-Plan Indikator dengan tiga yang paling efektif untuk memulai:
🛠️ Rencana Penerbangan: Indikator Kunci
▪️RSI (Indeks Kekuatan Relatif): Termometer pasar (mendeteksi apakah sesuatu "mahal" atau "murah").
▪️Rata-rata Bergerak (MA/EMA): Pelicin harga (memberitahu arah tren).
▪️Volume: Detektor kebohongan (memberitahu apakah pergerakan memiliki kekuatan nyata).
🌡️ 1. RSI: Termometer Ambisi dan Ketakutan
RSI adalah osilator yang bergerak dalam skala 0 hingga 100. Fungsinya adalah untuk memberi tahu kita apakah suatu kripto sedang Jenuh Beli atau Jenuh Jual.
🔺 Jenuh Beli (Di atas 70): Harga telah naik banyak dan sangat cepat. Orang-orang merasa euforia. Hati-hati! Kemungkinan besar akan segera turun karena banyak yang ingin mengambil keuntungan mereka.
🔻 Jenuh Jual (Di bawah 30): Harga telah turun terlalu banyak. Ada ketakutan di sekitar. Ini adalah zona di mana harga biasanya "memantul" ke atas karena dianggap "murah".
> Analogi: Bayangkan bahwa RSI seperti karet. Jika kamu meregangkannya terlalu jauh ke atas (70+), cepat atau lambat itu akan terlepas dan kembali ke tengah. Jika kamu meregangkannya terlalu jauh ke bawah (30-), hal yang sama akan terjadi. >
💡 Aktivitas Pembelajaran: "Pedagang Kesempatan"
Bayangkan kamu sedang melihat grafik Litecoin. Harga telah naik terus-menerus selama 3 hari dan, tiba-tiba, kamu melihat indikator RSI dan melihat bahwa itu menunjukkan 85.
Pertanyaan: Berdasarkan apa yang baru saja kamu pelajari, apakah ini waktu yang baik untuk "masuk ke pesta" dan membeli, atau lebih cerdas untuk menunggu harga istirahat?
Apa yang akan kamu lakukan dengan RSI di 85 itu?
> Strategi Metakognitif: Belajar menggunakan indikator memerlukan kesabaran. Ini bukan tentang bertransaksi setiap kali indikator bergerak, tetapi tentang menunggu indikator mengonfirmasi apa yang sudah kamu lihat pada lilin. Kesabaran lebih berharga daripada kecepatan dalam trading! >
#Litecoin #RSI #indicator #AnfeliaInvestment $LTC