Lanskap geopolitik Indo-Pasifik sedang mengalami pergeseran besar. Selama beberapa dekade, Amerika Serikat mempertahankan superioritas udara yang tak terbantahkan, tetapi percepatan cepat dalam produksi dirgantara Tiongkok kini menantang status quo tersebut.
Dari J-20 "Naga Perkasa" hingga J-35 yang baru diluncurkan, jumlah pesawat tempur siluman canggih yang memasuki pertempuran memaksa para strategist militer untuk memikirkan kembali masa depan keamanan global. 🛡️⚡
Permainan Angka: Kuantitas vs. Kualitas 📊
Sementara AS telah lama mengandalkan kecanggihan teknologi yang tak tertandingi dari F-22 Raptor dan F-35 Lightning II, Tiongkok bertaruh pada strategi "kekuatan dalam jumlah". Berikut adalah bagaimana lanskap saat ini terlihat: