🛡️ Tetap Aman di P2P: Tip Sederhana untuk Penjual 🛡️
Di Pakistan, dua jenis utama penipuan P2P saat ini lazim terjadi. Berikut cara kerjanya dan cara Anda tetap aman:
1. Penipuan Pembayaran Pihak Ketiga:
Penipu mengiklankan barang diskon seperti ponsel atau jam tangan di Facebook dan Instagram. Ketika seseorang menunjukkan ketertarikan, penipu memberikan gambar dan ulasan menarik untuk memikat mereka. Setelah korban menyetujui kesepakatan tersebut, penipu memasang iklan di Binance, mendapatkan informasi pembayaran, dan mengirimkannya kepada korban. Korban kemudian mengirimkan uang ke merchant Binance. Penipu memberikan CNIC palsu kepada pedagang, yang memverifikasi pembayaran dan melepaskan USDT. Penipu kemudian memblokir korban, yang dibiarkan menunggu pembeliannya. Ketika korban mengadu ke banknya, hal itu mengakibatkan perselisihan terhadap rekening pedagang.
Pencegahan:
Jangan pernah menerima pembayaran pihak ketiga, meskipun CNIC disediakan.
2. Penipuan Orang yang Sama:
Beberapa pengguna yang tidak memiliki 5000 USDT untuk biaya keamanan perdagangan Binance bergabung dengan grup di Facebook atau platform lainnya. Penipu menawarkan untuk membeli USDT dengan harga tinggi dan segera mengirimkan pembayaran kepada pengguna, yang kemudian mempercayai mereka dan setuju untuk menjual USDT tanpa meminta dokumen apa pun. Pengguna membeli USDT di Binance dan mentransfernya ke penipu. Kemudian, penipu mengajukan keluhan ke bank, sehingga rekening pembeli diblokir dan rekening pedagang menghadapi sengketa.
Pencegahan:
Selalu minta video keterangan dan riwayat transaksi tiga hari terakhir dari pembeli. Jika mereka menerima uang dari sumber yang tidak dikenal, tanyakan, dapatkan CNIC, atau batalkan jual beli.
Dengan tetap waspada dan mengikuti tindakan pencegahan ini, penjual dapat melindungi diri mereka dari perselisihan bank P2P dan memastikan perdagangan yang aman. Selamat berdagang! 🚀✨
#ScamAwareness #Pakistan