🏆 Newmont kinerja melebihi ekspektasi namun mengalami penjualan: Mengapa raksasa emas ini menghadapi "musim semi yang terbalik"?
Dalam ketegangan geopolitik global (situasi AS-Iran yang meningkat), harga emas yang stabil di $5000, perusahaan tambang emas terbesar di dunia, Newmont (NEM) merilis laporan keuangan yang membingungkan.
📊 Data cemerlang tahun 2025:
Total pendapatan: 227 miliar dolar AS (jauh melebihi ekspektasi). Laba per saham (EPS): $6.89, mengalahkan prediksi Wall Street. Rata-rata harga jual emas: melonjak 45% menjadi $3498/ons. Q4 per kuartal: laba per saham $2.52, jauh di atas ekspektasi $2.05.
📉 Kinerja sebaik ini, mengapa harus dijual?
Pasar memperdagangkan "ekspektasi". Newmont menurunkan panduan produksi untuk tahun 2026: diperkirakan memproduksi 5,3 juta ons, lebih rendah dari 5,89 juta ons tahun 2025. Penurunan produksi terutama dipengaruhi oleh kebakaran hutan di Australia dan penyesuaian urutan pengembangan tambang.
🎯 Bagaimana pandangan bank-bank besar di Wall Street?
Para analis masih optimis dengan pasar mendatang, banyak yang menaikkan target harga:
Jefferies: target harga dinaikkan menjadi $158 (rating beli). RBC Capital: target harga $125 (mengalahkan pasar). Konsensus ekspektasi: rata-rata target harga $139.02, masih memiliki sekitar 11% ruang untuk kenaikan.
💡 Kesimpulan:
Meskipun menghadapi tekanan penurunan produksi jangka pendek, sebagai penerima manfaat terbesar dari lonjakan harga emas (naik 71% dalam 12 bulan terakhir), posisi strategis Newmont tetap kokoh. Dalam konteks meningkatnya sentimen penghindaran risiko global, aset emas masih menjadi pelabuhan yang aman.
Catatan: Konten di atas tidak merupakan saran investasi. Investasi memiliki risiko, masuk pasar harus hati-hati (DYOR).
#Newmont #黄金 #美股 #投资 #宏观经济