Bisakah AS Menghancurkan Senjata Militer Iran dari Udara?
Berikut adalah ringkasan:
Iran ๐ฎ๐ท memiliki sekitar 41.788 gunung bernama, dengan medan yang didominasi oleh pegunungan Alborz dan Zagros. Hampir sepertiga negara ini berbukit. (Sebagai perbandingan, Nigeria ๐ณ๐ฌ memiliki sekitar 2.000 gunung.)
Menurut laporan yang dikutip oleh New York Post, sekitar 85% senjata militer canggih Iran disimpan di bawah tanah dan siap untuk diluncurkan. ๐
Berdasarkan penilaian intelijen 2025โ2026 dan analisis satelit, fasilitas militer dan nuklir Iran yang paling dalam di daerah pegunungan dilaporkan dibangun pada kedalaman 80โ110 meter.
Situs Nuklir Fordow, misalnya, terkubur di bawah sekitar 90 hingga 100 meter batu dan dianggap sangat tahan terhadap bom penembus bunker konvensional.
Untuk menghancurkan persediaan militer-industri yang terkubur di bawah gunung ๐๏ธ, bom penembus bunker ๐ฃ akan diperlukan.
Amerika Serikat diperkirakan memiliki sekitar 150โ200 bom penembus bunker. Salah satu yang paling kuat adalah GBU-57 Massive Ordnance Penetrator (MOP).
Kapasitas penetrasi yang diperkirakan (penilaian pertahanan sumber terbuka): โข Hingga ~60 meter (โ200 ft) tanah
โข Hingga ~8 meter (โ25 ft) beton bertulang
Inilah sebabnya fasilitas seperti situs nuklir Fordow dan persediaan yang terkubur dalam dianggap sangat sulit dinetralkan hanya dengan kekuatan udara.
Menghadapi keterbatasan ini, AS secara teori akan menghadapi beberapa opsi sulit:
Menempatkan pasukan darat melawan sekitar 800.000 personel militer Iran di daerah pegunungan โ skenario yang sangat kompleks dan berisiko.
Menggunakan jumlah besar bom penembus bunker dan mencoba serangan berulang, sambil meningkatkan produksi.
#AxiomMisconductInvestigation $SIREN
$ARC
$LYN
#Iran #USIsrael
#GeopoliticalTrends #EnergyMarkets