Binance Square

fossils

951 penayangan
4 Berdiskusi
Crypto World News International
·
--
Telur Fosil Raksasa Berusia 68 Juta Tahun ‘The Thing’ Menantang Ilmu Reptil Laut Sebuah fosil telur bershell lunak yang besar, dijuluki “The Thing,” telah dikonfirmasi sebagai telur bershell lunak terbesar yang pernah ditemukan — merevolusi pemahaman tentang reproduksi reptil laut kuno, menurut laporan terbaru tentang penemuan di Antartika ini. • Ditemukan di Pulau Seymour, Antartika, dan diperkirakan berusia sekitar 68 juta tahun. • Berukuran sekitar satu kaki (≈30 cm) dengan struktur shell yang halus dan tipis. • Terkait dengan biologi reproduksi reptil laut raksasa seperti mosasaurus, menunjukkan bahwa mereka mungkin bertelur daripada melahirkan secara langsung. • Temuan ini menambah bukti bahwa telur bershell lunak mungkin telah umum di reptil prasejarah sebelum shell keras berkembang. Wawasan Ahli: Fosil langka ini mendorong ilmuwan untuk memikirkan kembali bagaimana reptil laut raksasa bereproduksi — menunjukkan bahwa bertelur, bahkan di lingkungan akuatik. Ini juga menyoroti peran unik Antartika dalam mempertahankan sisa-sisa kuno yang halus. #Paleontology #Fossils #Antarctica #MarineReptiles #AncientLife $USDC $RION $RIVER {alpha}(560xda7ad9dea9397cffddae2f8a052b82f1484252b3) {alpha}(560xc0c240c870606a5cb3150795e2d0dfff9f1f7456) {future}(USDCUSDT)
Telur Fosil Raksasa Berusia 68 Juta Tahun ‘The Thing’ Menantang Ilmu Reptil Laut

Sebuah fosil telur bershell lunak yang besar, dijuluki “The Thing,” telah dikonfirmasi sebagai telur bershell lunak terbesar yang pernah ditemukan — merevolusi pemahaman tentang reproduksi reptil laut kuno, menurut laporan terbaru tentang penemuan di Antartika ini.

• Ditemukan di Pulau Seymour, Antartika, dan diperkirakan berusia sekitar 68 juta tahun.

• Berukuran sekitar satu kaki (≈30 cm) dengan struktur shell yang halus dan tipis.

• Terkait dengan biologi reproduksi reptil laut raksasa seperti mosasaurus, menunjukkan bahwa mereka mungkin bertelur daripada melahirkan secara langsung.

• Temuan ini menambah bukti bahwa telur bershell lunak mungkin telah umum di reptil prasejarah sebelum shell keras berkembang.

Wawasan Ahli:
Fosil langka ini mendorong ilmuwan untuk memikirkan kembali bagaimana reptil laut raksasa bereproduksi — menunjukkan bahwa bertelur, bahkan di lingkungan akuatik. Ini juga menyoroti peran unik Antartika dalam mempertahankan sisa-sisa kuno yang halus.

#Paleontology #Fossils #Antarctica #MarineReptiles #AncientLife $USDC $RION $RIVER
🟢 Ilmuwan Menggali Kerangka Dinosaurus Hampir Lengkap dengan Kulit yang Terawetkan Paleontolog di Taman Provinsi Dinosaurus Alberta telah mengungkapkan kerangka dinosaurus muda hadrosaur (dinosaurus bertonggak bebek) yang hampir lengkap, termasuk kulit yang terawetkan secara fosil, memberikan pandangan yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang anatomi dan penampilan kuno. Fakta Utama: • Ditemukan terbenam di sebuah bukit — pertama kali terlihat pada tahun 2021 — dan penggalian yang sedang berlangsung diharapkan akan terus berlanjut selama musim lapangan yang akan datang. • Spesimen ini kemungkinan adalah dinosaurus juvenil, yang menjadikannya sangat berharga untuk mempelajari pertumbuhan dan perkembangan. • Kulit yang terawetkan secara fosil sangat langka, memberikan wawasan kepada ilmuwan tentang tekstur, kemungkinan warna, dan struktur jaringan lunak di luar tulang saja. • Temuan semacam ini — sering disebut “mumi dinosaurus” — membantu merekonstruksi bukan hanya kerangka tetapi juga penampilan luar dan biologi hewan tersebut. Mengapa Ini Penting: Penemuan ini melampaui tulang — itu mengubah cara ilmuwan dapat memvisualisasikan dinosaurus dengan melestarikan bagian dari kulit. Itu memberikan petunjuk tentang bagaimana mereka terlihat dan kemungkinan bagaimana mereka berperilaku lebih dari 75 juta tahun yang lalu. #Paleontology #Fossils #ScienceNews #DinosaurMummy #AncientLife $USDC $SOL $RIVER {alpha}(560xda7ad9dea9397cffddae2f8a052b82f1484252b3) {future}(SOLUSDT) {future}(USDCUSDT)
🟢 Ilmuwan Menggali Kerangka Dinosaurus Hampir Lengkap dengan Kulit yang Terawetkan

Paleontolog di Taman Provinsi Dinosaurus Alberta telah mengungkapkan kerangka dinosaurus muda hadrosaur (dinosaurus bertonggak bebek) yang hampir lengkap, termasuk kulit yang terawetkan secara fosil, memberikan pandangan yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang anatomi dan penampilan kuno.

Fakta Utama:

• Ditemukan terbenam di sebuah bukit — pertama kali terlihat pada tahun 2021 — dan penggalian yang sedang berlangsung diharapkan akan terus berlanjut selama musim lapangan yang akan datang.

• Spesimen ini kemungkinan adalah dinosaurus juvenil, yang menjadikannya sangat berharga untuk mempelajari pertumbuhan dan perkembangan.

• Kulit yang terawetkan secara fosil sangat langka, memberikan wawasan kepada ilmuwan tentang tekstur, kemungkinan warna, dan struktur jaringan lunak di luar tulang saja.

• Temuan semacam ini — sering disebut “mumi dinosaurus” — membantu merekonstruksi bukan hanya kerangka tetapi juga penampilan luar dan biologi hewan tersebut.

Mengapa Ini Penting:
Penemuan ini melampaui tulang — itu mengubah cara ilmuwan dapat memvisualisasikan dinosaurus dengan melestarikan bagian dari kulit. Itu memberikan petunjuk tentang bagaimana mereka terlihat dan kemungkinan bagaimana mereka berperilaku lebih dari 75 juta tahun yang lalu.

#Paleontology #Fossils #ScienceNews #DinosaurMummy #AncientLife $USDC $SOL $RIVER
🟡 Fosil Maroko Berusia 773.000 Tahun Terangi Evolusi Manusia Para ilmuwan telah menemukan fosil hominin di Maroko yang berasal dari 773.000 tahun yang lalu, menawarkan wawasan penting ke dalam periode penting ketika populasi leluhur yang mengarah ke Homo sapiens mulai muncul. Fakta Utama: • Fosil termasuk rahang, gigi, dan tulang belakang dari Grotte à Hominidés dekat Casablanca • Tanggal yang tepat menggunakan pembalikan magnetik Bumi • Ciri anatomi menunjukkan campuran fitur arkaik dan modern, mengisyaratkan populasi yang dekat dengan nenek moyang umum manusia modern, Neanderthal, dan Denisova Wawasan Ahli: Penemuan ini mengisi celah kritis dalam catatan fosil antara Homo erectus dan Homo sapiens awal, memperkuat asal-usul Afrika dari spesies kita dan menerangi perbedaan garis keturunan manusia. Poin Penting Pasar: Meskipun bukan cerita pasar finansial, temuan ini mencerminkan pentingnya data dan bukti yang tepat—sebuah pengingat bahwa penelitian dan pengamatan yang cermat mendorong wawasan yang berarti di bidang apa pun. #HumanEvolution #Fossils #Hominin #Anthropology #ScienceDiscovery $XRP $SOL $RAY {spot}(RAYUSDT) {future}(SOLUSDT) {future}(XRPUSDT)
🟡 Fosil Maroko Berusia 773.000 Tahun Terangi Evolusi Manusia

Para ilmuwan telah menemukan fosil hominin di Maroko yang berasal dari 773.000 tahun yang lalu, menawarkan wawasan penting ke dalam periode penting ketika populasi leluhur yang mengarah ke Homo sapiens mulai muncul.

Fakta Utama:

• Fosil termasuk rahang, gigi, dan tulang belakang dari Grotte à Hominidés dekat Casablanca

• Tanggal yang tepat menggunakan pembalikan magnetik Bumi

• Ciri anatomi menunjukkan campuran fitur arkaik dan modern, mengisyaratkan populasi yang dekat dengan nenek moyang umum manusia modern, Neanderthal, dan Denisova

Wawasan Ahli:
Penemuan ini mengisi celah kritis dalam catatan fosil antara Homo erectus dan Homo sapiens awal, memperkuat asal-usul Afrika dari spesies kita dan menerangi perbedaan garis keturunan manusia.

Poin Penting Pasar:
Meskipun bukan cerita pasar finansial, temuan ini mencerminkan pentingnya data dan bukti yang tepat—sebuah pengingat bahwa penelitian dan pengamatan yang cermat mendorong wawasan yang berarti di bidang apa pun.

#HumanEvolution #Fossils #Hominin #Anthropology #ScienceDiscovery $XRP $SOL $RAY
Masuk untuk menjelajahi konten lainnya
Jelajahi berita kripto terbaru
⚡️ Ikuti diskusi terbaru di kripto
💬 Berinteraksilah dengan kreator favorit Anda
👍 Nikmati konten yang menarik minat Anda
Email/Nomor Ponsel