🛑 CEK FAKTA: Apakah AS Merekrut 3 Juta Birokrat Baru?
Ada rumor yang beredar bahwa Presiden Trump mengklaim bahwa dia bisa mengubah ekonomi dengan menambah 3 juta orang ke gaji federal. Mari kita uraikan kenyataan makro versus fiksi saat kita memasuki 2026.
🔍 Rumor vs. Kenyataan
Kutipan yang menyarankan gelombang perekrutan besar-besaran adalah kebalikan tepat dari mandat "DOGE" (Departemen Efisiensi Pemerintah) saat ini.
Rumor: Trump mengklaim dia bisa menghasilkan "angka pengangguran terbaik" dengan merekrut 3 juta pekerja pemerintah.
Kenyataan: Sejak kembali ke kantor pada 2025, fokusnya adalah pada pengurangan, bukan perekrutan. Angkatan kerja federal sebenarnya telah menyusut dengan perkiraan 317.000 karyawan dalam setahun terakhir saja—pengurangan terbesar dalam waktu damai yang tercatat.
📉 Mengapa Ini Penting untuk Pasar
Sebagai trader kripto dan pengamat makro, kami melacak pergeseran ini karena berdampak pada pengeluaran federal dan likuiditas sektor swasta.
Efek "DOGE": Dipimpin oleh inisiatif Musk-Ramaswamy, pemerintah telah mendorong pendekatan "gergaji mesin" terhadap birokrasi.
Pergeseran Sektor Swasta: Trump baru-baru ini menyatakan dia bangga dengan pemotongan tersebut, mengklaim mantan pegawai federal sekarang mendapatkan "pekerjaan pabrik dan gaji yang jauh lebih tinggi" di sektor swasta.
Dampak Fiskal: Meskipun tujuannya adalah untuk menghemat $2 triliun, pengeluaran federal sebenarnya meningkat pada FY 2025, menciptakan latar belakang yang kompleks untuk inflasi dan USD.
💡 Garis Bawah
Kutipan "3 juta perekrutan baru" kemungkinan besar adalah hipotesis atau fabrikasi media sosial. Cerita nyata untuk 2026 adalah Kebijakan Jadwal/Klasifikasi Karir, yang memudahkan untuk memecat—bukan merekrut—pekerja pemerintah.
Perhatikan angka BLS dengan seksama. Jika pemerintah terus menyusut, perhatikan bagaimana likuiditas itu mengalir ke pasar swasta dan aset berisiko seperti $BTC.
#Macro #DOGE #Trump #EconomyUpdate"
#BinanceSquareFamily #EmploymentData