“258 TỶ TIỀN VAY – 84 TRIỆU TIỀN LÃI MỖI NGÀY: BÀI HỌC ĐẮT GIÁ CỦA ĐÒN BẨY TÀI CHÍNH”
Chị Nguyệt adalah seorang investor yang cukup terkenal di Kecamatan 9 dengan model: membeli tanah → membangun rumah → menjual kembali, sekaligus menerima kontrak pembangunan untuk banyak klien.
Tahap sebelum bisnis berjalan cukup lancar sehingga banyak orang berpartisipasi dalam investasi, dari beberapa miliar hingga beberapa puluh miliar.
Menjelang Q4/2025, masalah mulai muncul: banyak klien tidak menerima rumah tepat waktu, ada kasus suatu aset menerima uang muka dari banyak orang dan beberapa investor belum mendapatkan kembali modal.
Penyebab utamanya adalah aliran uang terputus saat pasar properti kehilangan likuiditas, sementara dia menguasai 17 aset tanah tetapi meminjam dari bank sekitar 258 miliar (rasio pinjaman ~78% dari total nilai aset 331 miliar).
Pinjaman dilakukan pada tahap 2023–2024 dengan suku bunga yang menguntungkan. Menjelang 2025, ketika masa promosi berakhir dan beralih ke suku bunga mengambang 12–15%/tahun, tekanan finansial meningkat tajam.
Hanya menghitung 12%/tahun maka:
• Bunga tahunan ≈ 30,96 miliar
• Bunga bulanan ≈ 2,58 miliar
• Bunga harian ≈ 84,8 juta
Ketika aset sulit dijual, aliran uang negatif yang berlangsung 6–12 bulan dapat menyebabkan sistem keuangan runtuh.
👉 Pelajaran dari kasus ini terletak pada 3 faktor yang terjadi sekaligus:
1. Penggunaan utang yang terlalu tinggi
2. Pasar kehilangan likuiditas
3. Biaya modal meningkat tajam
#BTCUSDT #PAXGUSDT