Lanskap politik Malaysia telah mencapai titik balik yang penting. Parti Islam Se-Malaysia (PAS), partai Islam terbesar di negara itu, secara resmi telah mengambil alih kepemimpinan koalisi oposisi utama, Perikatan Nasional (PN).
Transisi ini mengikuti bulan-bulan perselisihan internal dan pengunduran diri mantan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin sebagai ketua koalisi pada awal 2026.
๐ณ๏ธ Arah Baru untuk 2028
Dengan pemilihan umum yang dijadwalkan pada 2028, pergeseran kepemimpinan ini diharapkan akan secara fundamental mengubah strategi oposisi: