Berdasarkan laporan terkini per Maret 2026, Iran telah meluncurkan rudal hipersonik terbarunya, Fattah-2, dalam sebuah eskalasi militer yang signifikan di Timur Tengah.
Berikut adalah ringkasan berita terkait peluncuran tersebut:
Konteks Peluncuran (Maret 2026)
Waktu Kejadian: Iran merilis rekaman video peluncuran Fattah-2 pada 3 Maret 2026.
Alasan: Peluncuran ini diklaim sebagai aksi balasan atas serangan besar-besaran oleh Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran pada 28 Februari 2026 (Operasi Epic Fury), yang dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Target: Rudal ini dilaporkan menyasar aset strategis dan pangkalan militer AS di wilayah Teluk, serta target di Israel. Beberapa laporan menyebutkan rudal ini berhasil menembus sistem pertahanan udara Iron Dome dan THAAD.
Kecanggihan & Spesifikasi Fattah-2
Berbeda dengan rudal balistik konvensional, Fattah-2 menggunakan teknologi Hypersonic Glide Vehicle (HGV) yang membuatnya sangat sulit dicegat.
Fitur Spesifikasi
Kecepatan Mencapai Mach 15 (sekitar 18.500 km/jam).
Jangkauan Sekitar 1.400 – 1.500 km.
Hulu Ledak Membawa muatan konvensional atau penembus (penetrator) seberat 200–500 kg.
Manuver Mampu mengubah arah dan ketinggian secara drastis di atmosfer (bukan lintasan parabola tetap).
Platform Menggunakan kendaraan peluncur seluler (Road-mobile TEL) sehingga sulit dideteksi sebelum diluncurkan.